7 buah yang tidak bisa dikonsumsi setelah minum obat


Minum obat biasanya dilakukan kompilasi tubuh tidak optimal. Sebelum mengonsumsi ini, beberapa orang biasanya menyalip dengan mengonsumsi makanan. Namun, tahukah Anda tentang jeda waktu makan buah setelah minum obat? 
Makanlah Buah Setelah Minum Obat 
Pada saat makan buah setelah minum obat, pertanyaan yang sering ditanyakan apakah setelah minum obat bisa makan buah? 
Menurut beberapa ahli kesehatan, beberapa jenis obat memang terkait dengan makanan dan minuman tertentu. Ada interaksi yang meningkatkan kinerja mereka. Memperbaiki efisiensi. Jadi, bisakah kamu makan buah setelah minum obat?
Minum obat setelah makan buah adalah kegiatan yang harus dikunjungi. Jika Anda masih ingin makan buah, istirahat dari makan buah setelah minum obat. Berikut ini adalah buah-buahan yang harus diambil setelah minum obat, termasuk: 
1. Pisang 
Pisang adalah salah satu buah yang sering digunakan untuk mereka yang tidak dapat dikonsumsi dengan udara. Sementara, mengonsumsi buah setelah minum obat, terutama pisang dapat menghambat kinerja obat.
Beberapa jenis obat seperti zat angiotensin-converting akselerator (ACE) atau obat untuk masalah tekanan darah tinggi dan gagal jantung tidak dapat dilepaskan bersama asam} dalam buah ini aturanakan menghambat kinerjanya. Selain itu, pisang juga mengandung tekanan tinggi pada kelompok kaptopril. 
2. Apel
Buah Apel yang sering dibuat oleh-oleh orang-orang yang sakit-sakitan tidak boleh dibawa-bawa dekat dengan minum obat, terutama yang jenis obat asma, pereda demam, atau obat-obatan. Beristirahatlah dari makan buah setelah minum selama sekitar 4 jam antara waktu Anda minum obat. 
3. Oranye 
Makan buah setelah minum obat, sebagian besar buah jeruk adalah kegiatan yang harus dihindari. Buah jeruk tidak disarankan untuk dikonsumsi secara bersamaan dengan obat penenang karena dapat memberikan efek samping seperti kerusakan otot, rasa kantuk yang berlebihan, dan halusinasi.
Selain itu, obat grapefruit merah dan eritromsin dapat digunakan untuk membuat efek samping dari obat meningkat. 
4. Semangka 
Buah semangka tidak dapat diminum bersamaan dengan obat untuk gagal jantung atau hipertensi karena dapat membuat masalah kesehatan ini malah bisa bertambah parah. 
5. Durian 
Durian kaya akan alkohol, metanol, etanol, belerang, dan etil metakrilat yang dapat berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, bisul, kolesterol tinggi, diabetes, dan asam urat. 
6. Nanas 
Kandungan dalam nanas dapat meningkatkan konsentrasi darah dan mengurangi emisi obat hingga 50 persen. Peningkatan, kinerja obat pasti akan meningkat drastis. 
7. Anggur
Kandungan yang terkandung dalam anggur ternyata mampu menghancurkan obat sehingga tidak bisa diserap sama sekali oleh usus. Beberapa jenis obat yang tidak boleh lebih dari buah ini adalah obat migrain, obat anti-depresi, obat diabetes, dan obat pengencer darah.


Show EmoticonHide Emoticon