Penyebab sakit perut di sebelah kiri - Sehat Media


Sakit perut kiri bisa disebabkan oleh banyak hal.  Bisa karena kondisi atau penyakit ringan, seperti memasuki ovulasi atau karena tinja mengeras.  Ini juga bisa disebabkan oleh kondisi yang parah, seperti batu ginjal, kista ovarium, atau kanker.

  Nyeri perut kiri ringan biasanya akan berkurang dalam satu atau dua hari.  Tetapi jika Anda pernah mengalami cedera akibat kecelakaan, segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalaminya.  Begitu juga jika keluhan sakit perut kiri terus terasa dan tidak membaik, sehingga bisa ditangani sesuai penyebabnya.

  Berbagai Kondisi dan Penyebab Sakit Perut Sisi Kiri
  Dari lokasi munculnya rasa sakit, penyebabnya bisa diperkirakan.  Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit perut kiri yang dibedakan menjadi perut kiri atas dan perut kiri bawah.

  Penyebab nyeri perut kiri atas:


  •   Cedera.
  •   Infeksi ginjal.
  •   Batu ginjal.
  •   Bangku yang mengeras.
  •   Usus besar
  •   Gastritis atau radang lambung.
  •   Divertikulitis.
  •   Peradangan pankreas.
  •   Pneumonia.
  •   Serangan jantung.
  •   Kanker.

  Penyebab nyeri perut kiri bawah:


  •   Cedera
  •   Radang usus buntu.
  •   Infeksi ginjal atau batu
  •   Divertikulitis.
  •   Usus besar
  •   Penyakit Crohn.
  •   Kanker.

  Khusus untuk wanita, sakit perut kiri bawah dapat disebabkan oleh:


  •   Kista ovarium.
  •   Nyeri akibat ovulasi.
  •   Endometriosis.
  •   Infeksi saluran tuba atau / dan ovarium.
  •   Masalah dengan serviks.

  Selain itu, ada beberapa kondisi lain yang juga dapat menyebabkan Anda merasakan sakit perut kiri, baik di bagian atas maupun bawah.  Di antaranya adalah gangguan pada sistem pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dan sembelit, kram akibat menstruasi, keracunan makanan, dan alergi.

  Bagaimana cara mengatasinya?
  Penanganan sakit perut kiri harus disesuaikan dengan penyebabnya.  Kondisi ringan umumnya dapat diobati dengan perawatan sederhana di rumah atau dengan obat bebas yang dijual di apotek.

  Namun, ada juga yang perlu ditangani dengan perawatan khusus dari dokter, jika penyebabnya cukup serius.  Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika sakit perut berlanjut, semakin buruk atau disertai dengan gejala lain seperti demam, muntah dan diare.

  Sebagai perawatan awal, Anda bisa mengurangi rasa sakit dengan melakukan hal-hal sederhana di rumah seperti di bawah ini.

  Ketika rasa sakit menyerang perut kiri, lebih baik berbaring dan beristirahat sampai rasa sakit berkurang.
  Sambil berbaring, Anda juga bisa mengompres perut yang sakit dengan handuk yang dibasahi air hangat.
  Perbanyak mengkonsumsi air putih dan minum perlahan.  Hindari mengisi perut Anda dengan minuman berkafein atau berkarbonasi, seperti teh, kopi, atau soda.  Hindari juga minuman beralkohol.
  Hindari mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid, seperti aspirin dan
  Hindari makanan pedas dan tinggi lemak untuk menghindari rasa sakit yang lebih buruk.
  Dalam kondisi seperti ini, meski nafsu makan Anda sering berkurang, perut Anda masih perlu diisi dengan makanan.  Makan makanan lunak, seperti nasi, pisang, biskuit, atau roti.  Usahakan untuk mengkonsumsi dalam jumlah kecil untuk menghindari bekerja terlalu keras.

  Periksa dengan dokter Anda atau unit gawat darurat di rumah sakit terdekat jika Anda telah meninggalkan sakit perut disertai dengan rasa sakit yang sangat parah, demam, mual, muntah, perut membesar atau menggembung, sakit perut saat disentuh, atau tinja berdarah.  Hal yang sama berlaku jika sakit perut kiri terasa setelah Anda mengalami kecelakaan, cedera, atau nyeri di dada.


Show EmoticonHide Emoticon